Profil

1. Karel Karsten, M.Psi., Psikolog

screen-shot-2016-11-22-at-9-12-07-amKarel merupakan seorang psikolog klinis dewasa dan industri & organisasi yang terdaftar dan memiliki izin berpraktik resmi dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) serta beberapa afiliasi internasional lainnya. Ia berhasil menamatkan studi Magister Profesi Klinis Dewasa dari Universitas Tarumanagara.

Dalam bidang klinis dewasa, Karel memiliki minat yang mendalam terhadap isu-isu terkait dengan hubungan romantis, pasangan, dan keluarga. Di samping itu, Karel berpengalaman dalam berbagai asesmen, pengetesan, dan konseling pada berbagai komunitas, mulai dari lanjut usia, narapidana narkoba, komunitas anak jalanan, pasien dengan gangguan psikotik, sampai anak berkebutuhan khusus. Ia juga berpengalaman melakukan pemeriksaan psikologis untuk tujuan rekrutmen, promosi karyawan, maupun employee mapping dengan berbagai alat tes psikologi maupun metode grafologi. Karel juga merupakan fasilitator Debriefing Therapy untuk para korban bencana maupun relawan. Saat ini, Karel aktif menulis buku dan artikel, melakukan penelitian, serta mengajar sebagai dosen di Fakultas Psikologi, Universitas Pelita Harapan. Karel merupakan Wakil Ketua dari Indonesian Counseling Association (ICA), dan tercatat sebagai perwakilan Indonesia dalam American Board of Medical Psychotherapists and Psychodiagnostician (ABMPP) dan Association of Psychotherapists and Counselors in Singapore (APACS), serta berafiliasi dengan American Psychological Association (APA)- Divisi 12 (Society of Clinical Psychology) dan Australian and New Zealand Mental Health Association (ANZMHA), serta Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Saat ini Karel sedang menempuh jenjang doktoral di luar negeri, sehingga layanan hanya dapat dilakukan dalam bentuk e-counseling. Silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

.

2. Eunike Mutiara, M.Psi., Psikolog

screen-shot-2016-11-22-at-9-12-22-amEunike berhasil menamatkan program studi Magister Profesi Psikologi Klinis Dewasa di Universitas Indonesia serta meraih gelar psikolog yang disertifikasi dan memiliki izin praktik dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Eunike memiliki ketertarikan mendalam terhadap berbagai isu tentang kehidupan remaja dan dewasa muda, mencakup resiliensi, kemampuan beradaptasi, serta kehidupan pra-nikah pasangan muda. Ia berpengalaman dalam melakukan konseling dan psikoterapi pada lanjut usia serta melakukan terapi psikologi pada anak berkebutuhan khusus atau remaja dengan kesulitan belajar dan masalah identitas gender. Eunike juga berpengalaman melakukan pengetesan dalam berbagai seting, seperti: pendidikan dan industri. Saat ini, Eunike bergabung sebagai dosen part-time di Fakultas Psikologi, Universitas Pelita Harapan. Eunike juga merupakan anggota aktif dari Indonesian Counseling Association (ICA).

Saat ini Eunike sedang bertugas di luar negeri, sehingga layanan hanya dapat dilakukan dalam bentuk e-counseling. Silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

.

3. Merrysa Dirganova, S.Psi., M.Sc.

screen-shot-2017-02-10-at-10-28-26-am

Merrysa memiliki kecintaan yang mendalam terhadap pendidikan, alam, dan traveling. Mimpinya untuk bisa mencari pengalaman sebanyak mungkin membawanya ke Inggris untuk meneruskan kuliah. Tahun 2012, Merrysa lulus dari University of Reading di Inggris dengan gelar Master of Science, spesifikasi jurusan Development and Psychopathology.  

Merrysa telah banyak berpartisipasi dalam penelitian-penelitian psikologi dalam kaitannya dengan fungsi sosial manusia dan perbedaan gender. Ia juga sempat bekerja di klub anak-anak di kota Reading dan mengembangkan kreativitasnya dalam menciptakan permainan-permainan yang mendidik dan menyenangkan. Merrysa juga menjadi sukarelawan untuk The National Autistic Society di London dalam program befriending, dimana program ini memberikan layanan personal untuk keluarga dengan anak-anak dan remaja dengan autisme.

Kembali ke Indonesia, Merrysa mengasah kemampuannya di bidang bisnis. Seiring dengan bertambahnya pengalaman di bidang marketing dan public relation, ia berhasil menjalin hubungan kerja sama dengan institusi-institusi pendidikan terkemuka bertaraf internasional. Dalam berbagai kesempatan, Merrysa juga menjadi pembicara dalam seminar dan workshop di sekolah-sekolah baik lokal maupun internasional.  

 

4. Pradipta Christy P., M.Psi., Psikolog

Foto DiptaDipta meraih gelar magister sekaligus profesi psikolog di Universitas Indonesia (UI) dengan kekhususan bidang Psikologi Klinis Dewasa. Ia juga menjadi anggota dari Himpunan Psikologi Indonesia wilayah Jakarta (Himpsi Jaya).

Saat ini, Dipta bekerja sebagai dosen di Universitas Pelita Harapan (UPH). Selain mengajar, ia terlibat dalam program psikoedukasi, konseling, psikoterapi, support-group, dan rekruitmen. Kekhususan di bidang klinis dewasa, membuatnya seringkali menangani klien remaja maupun dewasa muda. Ia tertarik dengan isu terkait dengan penanganan penyitas kekerasan dalam konteks close-relationship. Ketertarikan ini dipengaruhi oleh pengalaman-pengalamannya dalam penanganan kasus dan penelitian mengenai dating violence. Di bidang klinis lainnya, Dipta berpengalaman dalam penanganan kecemasan, adiksi, peningkatan rasa percaya diri, dan keterampilan sosial. Ia juga memiliki pengalaman di bidang pendidikan dan industri, seperti: pendampingan (support group) bagi siswa yang mengalami kecemasan akademik dan beberapa kali terlibat dalam proses rekruitmen perusahaan.

.

5. Wiwit Puspitasari Dewi, M.Psi., Psikolog

WiwitWiwit menyelesaikan studi Sarjana Psikologi dan juga Magister Psikologi Keprofesian Klinis Dewasa di Universitas Indonesia (UI). Wiwit memiliki ketertarikan dalam menangani masalah psikologi yang berkaitan dengan kesehatan, gangguan kecemasan, gangguan mood, dan trauma pada remaja dan dewasa.

Wiwit berpengalaman menjadi psikolog klinis di sebuah rumah sakit dan menangani kasus-kasus pasien yang datang ke klinik psikologi maupun pasien yang dirawat di rumah sakit. Kasus-kasus yang ditangani seperti gangguan kecemasan, gangguan mood, atau masalah psikologis yang dihadapi pasien dalam masa perawatan, sebelum atau pasca operasi, dan pasien dengan HIV. Saat ini ia mengajar sebagai dosen di Fakultas Psikologi, Universitas Pelita Harapan. Ia juga berpraktik di panti sosial, yaitu panti yang mengurus orang-orang dengan cacat fisik serta panti werdha (lanjut usia). Di luar aktivitas tersebut, ia juga kadang berpartisipasi sebagai relawan untuk melakukan sosialisasi pentingnya kesehatan mental bagi masyarakat dengan salah satu komunitas kesehatan mental, yaitu Indonesia Mentality Care. Sebagai psikolog, saat ini Wiwit bergabung menjadi anggota pada Himpunan Psikologi Indonesia.

.

6. Jessica Ariela, S.Psi., M.A., LPC

img_6983-copy-3x4

Jessica memiliki lisensi sebagai konselor profesional di negara bagian Illinois. Ia memperoleh gelar Sarjana Psikologi dari Universitas Pelita Harapan (UPH) dan gelar Master di bidang Clinical Mental Health Counseling dari Wheaton College, IL, USA.

Jessica memiliki minat di bidang pendidikan, yang membawanya memiliki pengalaman untuk bekerja di sekolah maupun dengan anak-anak dan remaja. Jessica juga memiliki pengalaman konseling dan psikoterapi di Amerika Serikat dan Thailand, khususnya berkaitan dengan trauma, kecemasan, maupun masalah keluarga dan pernikahan. Sebagai master facilitator-in-training di Trauma Healing Institute, Jessica juga berpengalaman menjadi fasilitator training untuk membantu konselor-konselor awam maupun profesional dalam menangani trauma. Saat ini Jessica meneruskan minatnya di bidang pendidikan sebagai dosen full-time di Fakultas Psikologi, Universitas Pelita Harapan, dan merupakan anggota pengurus di Indonesian Counseling Association (ICA).

 

Visiting / Associate Counseling Consultant

Dr. Jeffrey Po, Ph.D

Dr. Jeffrey Po

Jeffrey Po, Ph.D ialah psikoterapis yang memiliki sertifikasi praktik profesional di Singapura. Di samping kariernya sebagai konselor dan psikoterapis, Jeffrey juga aktif mengajar dalam berbagai kursus dan kelas tentang konseling, psikologi dan psikoterapi, serta berbagai topik relevan lain di berbagai institusi  pendidikan dan perguruan tinggi di Singapura. 

Jeffrey merancang suatu metode psikoterapi yang mengkombinasikan interaksi antara mind, body, dan spirit. Ia ahli dalam menangani berbagai kasus kenakalan remaja, narapidana, lanjut usia, serta kasus-kasus gangguan kecemasan. Saat ini, Jeffrey merupakan Presiden dari Association of Psychotherapists and Counsellors in Singapore (APACS). Jeffrey juga merupakan certified Meditation Instructor (AIHCP), hypnotherapist (ABH), NLP dan Prepare-Enrich Practitioner, serta merupakan anggota dari ACA College of Clinical Counsellors and College of Supervisors. Jeffrey pernah mendapatkan penghargaan “Advanced Supervision in Experienctial Counselling Approaches” dari Milton Erikson Foundation. 

screen-shot-2017-02-10-at-10-26-34-am

Advertisements